5 ADEGAN PALING MEMORABLE DI HOTARU NO HAKA (PART 1)

Posted on

Buat kalian yang udah pernah nonton anime movie Hotaru no Haka, mimin yakin kalian gak akan pernah bisa lupa sama setiap adegan di dalamnya yang bikin nyesek. Soalnya memang anime movie garapan studio Ghibli ini isinya bawang semua. Apalagi ini settingnya diambil dari kejadian nyata yaitu Perang Dunia II. Mengisahkan Seita dan Setsuko, kakak beradik yang harus bertahan hidup di kondisi pasca perang. Bukan susah lagi. Ngenes. Dan di sini banyak banget adegan memorable yang pastinya gak akan bisa dilupain. Yuk kita simak nih satu persatu ulasannya di bawah ini. Cekidot.

KEMATIAN SANG IBU

Grave of the Fireflies

 

Kematian sang ibu bener-bener salah satu adegan paling mengiris hati di anime movie ini. Apalagi sebelum meninggal, ibunya Seita dan Setsuko ini harus mengalami penderitaan panjang karena luka-luka yang dialami sangat berat. Sang ibu terkena ledakan musuh yang mengakibatkan seluruh tubuh termasuk wajahnya terbakar. Luka bakarnya udah gak bisa ditolong lagi. Padahal sebelumnya Seita ngarep ibunya bakal baek-baek aja meski terluka. Tapi sayang banget harus ninggalin Seita dan Setsuko dengan cara kayak gitu.

SETSUKO TAU IBUNYA MENINGGAL

7 Reasons Why 'Grave Of The Fireflies' Is the Saddest Japanese Movie Ever Made

 

Awalnya Seita merahasiakan kematian ibunya dari Setsuko. Seita mikir kalo Setsuko masih terlalu kecil buat tau kalo ibunya udah gak ada. Sebenernya selain ibunya, ayahnya pun ternyata udah meninggal karena kapal di mana ayah Seita bekerja sebagai prajurit hancur diterjang bom oleh pihak musuh. Tapi ternyata Setsuko tau bahwa ibunya meninggal. Ketika Setsuko bilang dia tau ibunya udah gak ada, Seita langsung gak bisa menahan air matanya lagi. Haduuuh mengandung bawang banget emang nih.

DI RUMAH KERABAT

Anime Astrology — The signs as Hotaru no Haka characters

Setelah ibunya meninggal, Seita dan Setsuko tinggal bersama kerabat mereka. Ya bisa dibilang bibi mereka gitu. Awalnya si bibi santai-santai aja Seita sama Setsuko tinggal di rumahnya, soalnya Seita juga bawa bahan makanan yang cukup. Tapi ketika bahan makanan udah mulai abis, muncul deh tuh sifat asli si bibi. Apalagi dia bilang keganggu sama tangisan Setsuko tengah malem karena mimpi akibat kangen sama almarhumah ibunya. Akhirnya Seita juga jadi kesel dan ogah minta belas kasihan si bibi dan cabut dari rumah itu buat tinggal berdua doang sama Setsuko. Bibi macam apaan itu ya? Minta banget disleding emang tuh.

TINGGAL DI GUA

Sitting in Quiet: Grave of the Fireflies and Isolation | by Tristan Ettleman | Medium

Setelah gak tinggal sama bibinya lagi, Seita dan Setsuko nyari tempat tinggal lain meski emang susah. Akhirnya nemu sebuah gua dan mereka terpaksa tinggal di situ. Ya walaupun seadanya banget tapi bagi Seita mending juga tinggal di kolong jembatan daripada sama bibinya yang nyinyir mulu. Tapi emang gak gampang. Sedih banget ngeliat Setsuko yang masih kecil kudu tinggal di sebuah gua yang gak ada kasur empuk, gak ada makanan enak, mandi juga di sungai. Haduuh salah satu scene memorable yang bikin sedih banget ini mah.

KUNANG-KUNANG

Nico Ginting (@gintingnico) | Twitter

Suatu hari ada kunang-kunang dan Setsuko seneng banget sama hewan itu karena bisa nyala. Walau hanya sebentar, Seita lega karena Setsuko gak nangis atau ngeluh sama kondisi yang lagi mereka alami. Tapi habis itu berubah jadi melow banget karena ketika kunang-kunangnya pada mati dan Setsuko menggali tanah lalu mengubur semua kunang-kunang itu di satu galian yang sama, Seita langsung sedih karena teringat ibunya oun dikubur dengan cara yang sama, dikubur barengan jenazah lain. Makin kaget Seita karena pas ngubur kunang-kunang, Setsuko bilang dia tau ibunya udah gak ada. Hiiiiiks!

Sedih amat ini yak padahal ini baru part 1. Part dua nya bakal lebih ambyar lagi nih.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *